Nov 02, 2018 - By admin
Strategi Perawatan Pemurni Air Keran Dapur Stainless Steel
Mayoritas produk dalam negeri menggunakan filter keramik mikropori dan filter nano-KDF, bola deklorinasi, teknologi pemurnian air berbasis bola alkali, aliran air lebih besar dari pada Keran Dapur Baja Tahan Karat Filter air menggunakan teknologi hollow fiber, filter keramik dapat dibersihkan dan digunakan berulang kali. Setelah masa pakai tertentu, elemen filter perlu diganti secara berkala.
1. Karbon aktif adalah bahan pemurni air utama pada pemurni air keran. Elemen filter nanoaktif memiliki kapasitas adsorpsi yang lebih baik, dan memiliki efek penyaringan yang lebih baik terhadap klorin, logam berat dan pestisida dalam air sebelum saturasi adsorpsi.
2, teknologi serat berongga didasarkan pada teknologi pemurnian air membran serat berongga, dapat menyaring sebagian besar polutan di dalam air, filter harus diganti secara teratur.
3, keramik dan teknologi nano-KDF Sebagian besar produk dalam negeri menggunakan filter keramik mikropori dan bahan filter nano-KDF, bola deklorinasi, teknologi pemurnian air berbasis bola alkali, aliran air lebih besar dari jaring menggunakan teknologi serat berongga. Filter air dan elemen filter keramik dapat digunakan berulang kali untuk pembersihan. Setelah masa pakai tertentu, elemen filter perlu diganti secara berkala.
Pertama, metode pemeliharaan
1. Kencangkan keran terlebih dahulu, dan gunakan kunci pas untuk memutar keran berlawanan arah jarum jam untuk melepaskannya.
2. Masukkan lubang ke luar dan gulung 5-6 kali dengan pita perekat angin pada bagian yang berulir.
3, lihat apakah keran telah disetel dengan kunci air untuk masuk ke arah jam, setelah pemasangan terakhir, buka sakelar utama untuk mencoba melihat apakah akan ada kebocoran air.
Kedua, penyebab kebocoran air
1. Penyebab kebocoran air pada saluran keluar : akibat keausan gasket poros pada kran. Gunakan tang untuk melonggarkan dan melepas kelenjar, melepas paking poros dengan klip, dan menggantinya dengan yang baru.
2. Penyebab kebocoran air di bagian bawah kran: Hal ini disebabkan oleh keausan segel segitiga di dalam kelenjar. Anda dapat mengendurkan sekrup untuk melepas cangkul, kemudian mengendurkan gland, kemudian melepas gland yang berada di dalam toko segel segitiga dan menggantinya dengan yang baru.
3. Kebocoran pada sambungan sambungan: Umumnya mur penutup kendor, dan mur penutup dapat dikencangkan kembali atau diganti dengan ring-U yang baru.
4. Jumlah air berkurang: Bisa jadi terjadi kondisi kebocoran air karena water stop disk kran single gun tertancap batu pasir. Fenomena ini masih mencari tukang reparasi profesional untuk membongkar keran hingga bersih, namun jika bantalan karetnya rusak harus diganti.