Apr 04, 2019 - By admin
Produsen Wastafel Buatan Tangan Stainless Steel Berbagi Perbedaannya Dengan Wastafel Peregangan
Wastafel buatan tangan kini menjadi favorit baru dekorasi dapur kelas atas di rumah. Sudut kanan atau desain sudut membulat kecil R10 menonjolkan gaya fesyen avant-garde dan semakin disukai dan diterima oleh pelanggan yang mengejar kualitas hidup. Namun mahalnya harga wastafel manual juga membuat peminatnya semakin sedikit. Wastafel peregangan biasa masih menjadi pilihan konsumen utama di pasaran. Banyak konsumen tidak memiliki arah saat membeli, dan mereka hanya dapat mengandalkan harga untuk menentukan arah pembelian. Pahami perbedaan keduanya, berikut Afa Produsen Wastafel Buatan Tangan Stainless Steel di sini untuk membuat perkenalan singkat.
Wastafel buatan tangan, sesuai dengan namanya, semuanya buatan tangan. Umumnya ketebalannya 1,2-1,5 mm. Lembaran baja tahan karat dengan ketebalan ini tidak dapat diregangkan pada cetakan. Setelah stempel rusak, ukurannya tidak boleh lebih dari 0,8 mm. Pelat baja tahan karat mengalami proses penarikan, oleh karena itu, ketebalan tangki gambar biasa tidak boleh lebih dari 0,8 mm.
Kedua, wastafel buatan tangan dibuat dengan tangan dan dilas dengan laser. Oleh karena itu, persyaratan pelat dan peralatannya tinggi, dan umumnya digunakan lebih dari 304 pelat baja tahan karat, yang membuat biaya pelat bak cuci bertambah, sedangkan peregangan biasa Wastafel dicap dengan cetakan, lembarannya tipis, dan bentuk regangannya juga lebih mudah. Lembaran baja tahan karat bermutu rendah seperti 201 biasa digunakan di pasaran.
Untuk perawatan permukaan tangki air, yang umum di pasaran adalah perawatan penarikan kawat halus. Metode perawatan ini dapat menonjolkan tekstur tangki air dengan baik dan memiliki kesan visual yang mewah. Perlakuan permukaan tangki air peregangan biasanya diolah dengan pengawetan pasir mutiara. Biayanya sangat murah, prosesnya sederhana, meskipun sekarang banyak produsen yang menggunakan proses penarikan kawat pada baskom peregangan, kawat pengamplasannya sangat kasar, sepertinya mutunya tidak tinggi, dan karena mutu pelatnya rendah, maka sering digunakan. Seiring waktu, akan ada bintik-bintik karat dan sejenisnya.