Mar 06, 2019 - By admin
Bagaimana Prosedur Yang Benar Untuk Memasang Wastafel Stainless Steel China
Entah apakah Anda pernah mengalami keadaan seperti ini setelah renovasi, wastafel dapur sudah jarang digunakan, dan terdapat sederet masalah seperti karat, jamur, flek hitam, kebocoran air, dan lain-lain, sehingga Anda bahkan tidak berminat untuk memasak. Faktanya, semua masalah ini disebabkan oleh kelalaian detail saat pemasangan wastafel. Bagaimana prosedur pemasangan yang benar Wastafel Baja Tahan Karat Cina ?
Secara umum langkah-langkah pemasangan wastafel adalah sebagai berikut:
Posisi tetap - pemasangan keran dan pipa saluran masuk - wastafel ditempatkan di atas meja - lubang luapan, segel filter - pemasangan liontin - uji drainase - penyegelan tepi - pembersihan.
1, posisi tetap
Sebelum memasang wastafel, Anda harus menentukan terlebih dahulu lokasi dan ukuran pemasangannya. Ini memudahkan kami memesan sesuai ukuran. Sebaiknya mempunyai rencana sink untuk menghindari data yang tidak akurat dan menyebabkan pengerjaan ulang. Selain itu, setelah wastafel terpasang dengan kuat, jangan digoyangkan ke kiri dan ke kanan, karena mudah meninggalkan celah dan menyebabkan kelonggaran. Selain itu, hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah kekencangan celah pada sambungan.
2. Pasang keran dan pipa saluran masuk
Sebelum memasang wastafel, keran dan pipa saluran masuk harus diamankan terlebih dahulu, dan pipa saluran masuk di ujung yang lain harus disambungkan ke sakelar saluran masuk air.
3, wastafel diletakkan di atas meja
Setelah wastafel ditempatkan di meja, perlu memasang liontin yang serasi antara dinding dan meja. Namun, sebisa mungkin perhatikan efek penyegelan wastafel selama proses pemasangan.
4, lubang luapan, saring
Tingkat penyegelan luapan dan filter menentukan efek penggunaan bak cuci di masa depan. Semakin tinggi tingkat penyegelan lubang luapan dan filter, semakin kecil kemungkinan terjadinya masalah pada tahap selanjutnya.
5, pasang liontin pendukung
Pemasangan liontin penyangga umumnya dianggap sebagai langkah terakhir dalam pemasangan wastafel. Umumnya, hanya ketika wastafel dibeli, para pekerja akan memotong meja sesuai dengan ukuran wastafel dan memasukkannya ke dalam meja. Saat memasang, setiap celah harus diisi untuk menghindari masalah kebocoran air di kemudian hari.
6, penerimaan drainase
Setelah seluruh pemasangan tangki air selesai, tangki air perlu diisi air untuk melakukan uji drainase. Jika terjadi kebocoran, permasalahannya harus segera ditemukan.
7, pita tepi
Setelah uji drainase memastikan tidak ada masalah, wastafel dapat ditepis. Saat menyegel dengan silikon, pastikan jarak antara wastafel dan meja rata dan tidak ada rembesan air.
8, bersihkan
Setelah pemasangan selesai, wastafel harus dibersihkan untuk membersihkan kotoran pada saat pemasangan. Jangan menggunakan air langsung ke dalam air, karena mudah menyebabkan penyumbatan.
Tip: Terakhir, tambahkan beberapa catatan pada dekorasi wastafel.
A. Pemasangan wastafel sebaiknya dibiarkan paling akhir untuk menghindari kerusakan selama proses renovasi.
B. Saat memasang tangki air, ingatlah untuk mengalirkan air pada pipa air, jika tidak maka akan menimbulkan masalah seperti kebocoran air dan karat.
C. Pemasangan kran harus kokoh pada sambungan bantal. Jika ada celah maka akan mengakibatkan kebocoran air.
D. Karatnya ada di wastafel. Itu bisa dibersihkan dengan pasta gigi. Ini akan hilang secara alami setelah penggunaan normal.
e. Yang terbaik adalah mengoleskan lem kaca pada sambungan antara wastafel dan saluran air.