Oct 28, 2018 - By admin
Pengobatan Masalah Umum Pada Kebocoran Keran Kamar Mandi Stainless Steel
Saat ini, hampir setiap rumah tangga mempunyai Keran Kamar Mandi Stainless Steel di kamar mandi. Mereka dilengkapi dengan berbagai gaya kamar mandi. Mereka semua punya pandangan. Keran kamar mandi stainless steel serbaguna juga sering digunakan, sehingga orang akan banyak menjumpai keran. Pertanyaannya, mari kita bahas masalah umum kebocoran air pada keran saat ini.
T: Mengapa saya mengganti seluruh keran atau membocorkannya?
J: Beberapa kebocoran air tidak ada hubungannya dengan keran itu sendiri. Hal ini mungkin disebabkan oleh pemasangan selang dan badan keran yang tidak tepat. Selain itu, hal ini mungkin disebabkan oleh masalah seperti penuaan pada selang pasokan air ke keran, tekanan air yang tidak stabil, atau korosi. Jika selang air retak atau pecah, akibatnya akan sangat serius. Oleh karena itu, para ahli menyarankan untuk memeriksa atau mengganti selang air setiap 1-2 tahun sekali.
Q: Apa yang harus saya perhatikan saat memperbaiki keran bocor?
A: Jika Anda memperbaikinya sendiri, hal pertama yang harus dilakukan adalah mematikan pasokan air. Cukup matikan katup penyedia air di dekat keran untuk mematikan pasokan air, namun jika rumah tidak dilengkapi dengan katup penyedia air untuk setiap kran, Anda harus mematikan katup penyedia air utama untuk mematikan semua pasokan air. Jika sulit mengetahui penyebab bocornya air, Anda bisa mencari tukang reparasi profesional untuk membongkar keran dan mengganti bagian-bagiannya.
T: Bagaimana cara menggunakan keran dengan benar?
A: Beberapa orang suka mengencangkan keran setiap kali kehabisan air karena mengira hal ini akan mencegah kebocoran air. Faktanya, penggunaan keran yang benar harus ditutup sesedikit mungkin. Jangan memutar kenop keran berulang kali dengan kuat. Keran tidak boleh diputar terlalu kencang. Selain itu, keran harus diusahakan tidak terbentur benda keras. Untuk penggunaan keran bak mandi, selang logam pada kepala pancuran harus dijaga dalam keadaan meregang secara alami. Jika tidak digunakan, jangan digulung pada keran. Saat menggunakan atau tidak, hati-hati jangan sampai membentuk sudut mati pada sambungan antara selang dan badan katup untuk menghindari pecah atau rusak. selang.